Jalan Legian > Sepi

Jalan Legian Kuta Bali


gambar ini yang saya jepret tadi pagi (kamis 26 januari 2006 kira-kira jam 09.45) memperlihatkan betapa sepinya jalan legian ini yang biasanya tak pernah luput dari macet. saya perhatikan sejak 12 hari lalu berturut-turut jalan ini dalam keadaan yang sama. kebetulan saya ada 3 teman dari amerika yang menginap di hotel prawita di jalan ini. setiap hari saya jemput mereka untuk membeli barang-barang kerajinan buatan desa tegalalang dan sekitarnya untuk dijual kembali di negara mereka. demikian pula sore hari ketika pulang kembali ke hotel, jalan legian ini masih sepi.

beginilah akibat kejadian tragis bom bali yang sampai dua kali itu. ditambah lagi dengan ‘travel warning’ yang dikeluarkan secara resmi oleh beberapa negara seperti amerika, australia, jepang dan lain-lainnya. memerlukan waktu untuk pulih kembali.

untungnya teman-teman saya ini yang sudah berkali-kali ke bali tidak terpengaruh dengan ‘travel warning’ itu, mereka tetap datang untuk berbagi rejeki. saya kira banyak juga tamu-tamu yang lainnya berbuat yang sama.

semoga bali segera pulih.

One smashing comment for this post.

  1. daymaker Said:

    gimana ya, kalo kita menangisi suasana sepi ini, toh kita juga yg rugi.
    Teroris mah setan, tujuannya sama yaitu menghancurkan hidup manusia, membuat manusia putus asa & resah gelisah…..

    Jadi jgn putus asa deh! maju terus, setan & teroris tdk berhak ambil jatah rejeki kita. tul ?

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

Category Archive